Seluruh insan Perseroan berkomitmen menerapkan tata kelola Perusahaan keberlanjutan Perseroan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk meningkatkan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan pada tahun 2023 dan 2024, karyawan Perseroan telah mengikuti pelatihan penyusunan laporan keberlanjutan melalui Webinar yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).
Perseroan menyadari bahwa proses operasioal Perseroan tidak terlepas dari risiko ekonomi, lingkungan hidup dan sosial. Setiap staf yang ditunjuk di masing-masing lokasi operasional Perseroan mengidentifikasi dan mengelola dampak risiko ekonomi, lingkungan hidup dan sosial yang ada. Informasi risiko akan diserahkan kepada direksi untuk menjadi dasar pengambilan keputusan.
Perseroan mengidentifikasi pemangku kepentingan sebagai pihak yang terlibat dan memiliki kepentingan terhadap Perseroan serta dapat mempengaruhi tujuan Perseroan seperti karyawan, investor, regulator, mitra bisnis, asosiasi, konsumen, dan masyarakat. Adapun pendekatan yang digunakan Perseroan dalam melibatkan pemangku kepentingan disesuaikan dengan karakteristik dan kepentingan masing-masing pemangku kepentingan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi Perseroan adalah kesadaran karyawan dalam menerapkan keuangan berkelanjutan. Untuk itu Perseroan menyebarluaskan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan keuangan berkelanjutan kepada seluruh kayawan Perseroan.

